SIAL Interfood 2026, edisi ke-28, akan diselenggarakan pada 4–7 November 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Edisi sebelumnya menghadirkan lebih dari 1.200 peserta pameran dari lebih dari 25 negara dan wilayah di area pameran seluas lebih dari 50.000 m², serta menyambut lebih dari 85.000 pengunjung perdagangan dari Asia Tenggara, Timur Tengah, Asia Timur, dan wilayah lainnya. Para pengunjung tersebut meliputi pembeli dari supermarket, jaringan jasa makanan, produsen makanan, importir, dan distributor bahan baku.
Pameran ini mencakup bahan pangan, produk kesehatan dan makanan organik, makanan halal, produk roti dan minuman, serta mesin pengolahan dan pengemasan. Bagi siapa pun yang sedang mengembangkan lini produk makanan sehat atau bahan fungsional untuk pasar ASEAN, pameran ini merupakan ajang pencarian pasokan terpenting di kawasan tersebut.
Ada satu kategori yang terus naik dalam daftar pilihan para pembeli: makanan berbahan dasar konjak dan serat glukomanan konjak (KGM) dengan kemurnian tinggi. Panduan ini membahas faktor-faktor yang mendorong permintaan, persyaratan kepatuhan yang perlu Anda penuhi, serta cara memilih mitra manufaktur yang andal.
Mengapa Indonesia dan ASEAN Siap Mengadopsi Konjac
Pola makan di Asia Tenggara didominasi oleh nasi dan mi. Seiring meningkatnya kesadaran akan diabetes, obesitas, dan kesehatan metabolik, para pembeli di kawasan ini mulai beralih dari perdagangan komoditas menuju produk bernilai tambah, fungsional, dan berorientasi kesehatan.
Tiga perubahan menonjol dari edisi-edisi terbaru:
- Permintaan akan bahan pangan pokok dengan indeks glikemik (GI) rendah dan rendah karbohidrat. Konsumen menginginkan makanan dalam bentuk yang sudah dikenal, seperti nasi dan mi, yang memiliki kalori lebih sedikit dan dampak yang lebih kecil terhadap kadar gula darah.
- Bahan-bahan fungsional kini menjadi sorotan. Merek-merek yang menggunakan hidrokoloid, serat makanan, dan zat penstabil nabati sedang merumuskan ulang produk mereka untuk menerapkan label bersih.
- Keahlian dalam pengolahan itu penting. Indonesia merupakan sumber umbi porang (konjak) mentah dan karagenan, namun tepung konjak dengan kemurnian tinggi, hidrokoloid campuran dan termodifikasi, serta produk jadi seperti nasi, mie, dan pasta bergantung pada produsen yang memiliki rantai pasok lengkap dan sertifikasi mutu. Oleh karena itu, banyak pembeli dari ASEAN yang beralih ke produsen Tiongkok yang sudah mapan untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
Empat Tren Makanan dan Bahan Baku yang Patut Diperhatikan di SIAL Interfood 2026
① Pilihan pengganti makanan pokok yang sehat semakin populer
Indonesia mengonsumsi beras putih dalam jumlah yang sangat besar. Indeks glikemik rendah, cocok untuk diet keto, tanpa lemak, rendah kalori nasi konjac (nasi shirataki) dan mi konjac sedang merambah dari Jepang, Korea, dan negara-negara Barat ke rumah tangga kelas menengah di kawasan ASEAN serta restoran waralaba seperti poke bowl dan kotak makanan ringan.
Beras konjac kering (dehidrasi) adalah format yang patut diperhatikan. Dibandingkan dengan produk kemasan basah tradisional dalam cairan alkali, produk ini menawarkan:
- Biaya logistik yang lebih rendah: lebih ringan dan lebih ringkas untuk dikirim, tanpa cairan yang perlu dikosongkan atau dibuang.
- Tanpa bau: menyerap rasa kari, nasi goreng, dan masakan tumis.
- Persiapan cepat: Siap disantap dalam hitungan menit dengan cara direbus atau direndam dalam air panas.
② Kepatuhan terhadap standar halal dan peraturan merupakan syarat utama
Berdasarkan Undang-Undang Jaminan Produk Halal (JPH) Indonesia, sertifikasi halal wajib melalui BPJPH kini sedang diberlakukan. Para importir semakin sering memeriksa:
- Sertifikasi halal diakui di Indonesia
- Pendaftaran BPOM untuk produk pangan impor
- Sistem keamanan pangan: BRCGS, IFS, HACCP, ISO 22000
Mintalah dokumen dan laporan audit kepada pemasok mana pun sebelum Anda membeli sampel.
③ Label bersih dan serat fungsional
Glucomannan konjac (KGM) merupakan serat makanan alami yang larut dalam air dan hidrokoloid. Penggunaannya semakin meluas di bidang:
- Daging nabati: pengikat, pemberi tekstur, dan pengganti lemak
- Produk susu rendah lemak dan produk roti: pengentalan dan retensi kelembapan
- Minuman siap minum (RTD), jeli, dan taburan untuk bubble tea: pembentukan gel dan suspensi
- Serbuk dan minuman pengganti makanan: peningkatan serat larut
④ Format makanan ringan dan makanan siap masak
Konsumen muda Indonesia menjadi pendorong meningkatnya minat terhadap jeli konjac, camilan konjac berbumbu, serta hidangan konjac yang tidak perlu dimasak atau siap dipanaskan dengan microwave. Produk-produk ini diminati oleh merek-merek private label dan ritel modern karena daya tariknya yang kuat di rak serta ukuran sampelnya yang praktis untuk dicoba.
Daftar Periksa Pengadaan: Memilih Produsen OEM/ODM Konjac
Baik Anda bertemu dengan pemasok di SIAL maupun di tempat lain, pilihlah pabrik yang memiliki kendali penuh atas perantara perdagangan. Gunakan daftar periksa berikut ini:
| Kriteria | Hal-hal yang perlu diperhatikan |
|---|---|
| Asal & pengolahan | Pengendalian atas pengadaan dan pemurnian bahan baku konjak, dengan nomor batch yang dapat dilacak |
| Rangkaian produk | Shirataki basah, nasi konjak kering, pasta konjak (penne, fettuccine), jeli, bubuk KGM |
| Sertifikasi & audit | Halal, BRC, IFS, HACCP, Kosher, pendaftaran FDA; dokumen-dokumen tersebut masih berlaku dan dapat diverifikasi |
| R&D & penyesuaian | Tekstur, kandungan serat, rasa, bentuk kemasan, dan masa simpan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pasar Anda |
| Fleksibilitas | Merek sendiri, uji coba produksi dalam jumlah kecil, pasokan bahan baku dalam jumlah besar, dukungan dokumen ekspor |
Tentang Eastern Morning (SCMLKJ)
Sichuan Eastern Morning Biological Technology Co., Ltd. (Eastern Morning) adalah produsen konjak asal Tiongkok yang melayani pelanggan B2B global dengan solusi merek pribadi, OEM/ODM, dan penjualan grosir:
- Beras Konjak Kering (Beras Shirataki Kering): pengganti makanan pokok rendah kalori
- Mie Shirataki & Pasta Konjac: tanpa lemak, rendah kalori, bebas gluten
- Jeli Konjac & Camilan Siap Santap: untuk sektor ritel modern dan konsumen muda
- Bubuk Konjac Kemurnian Tinggi / Serat Pangan: untuk formulasi makanan dan minuman fungsional
- Kemasan khusus: kantong eceran, sachet paket makanan, dan tas besar untuk bahan makanan
PERTANYAAN YANG SERING DIAJUKAN
Apa perbedaan antara beras konjac kering dan basah?
Beras konjak basah dikemas dalam cairan dan harus dicuci serta ditiriskan. Beras konjak kering telah melalui proses pengeringan, lebih ringan untuk dikirim, bebas bau, dan matang dalam hitungan menit.
Sertifikasi apa saja yang biasanya diminta oleh para importir Indonesia?
Sertifikasi Halal (yang diakui oleh BPJPH) dan registrasi BPOM merupakan persyaratan dasar. Pembeli ritel dan jasa makanan berskala besar juga meminta sertifikasi BRCGS, IFS, HACCP, atau ISO 22000.
Apakah konjac bisa digunakan sebagai bahan baku, bukan sebagai makanan jadi?
Ya. KGM berfungsi sebagai serat, bahan pengental, pengikat, dan pengganti lemak dalam produk daging nabati, minuman, produk pengganti susu, dan produk roti.
Diskusikan dengan Kami Mengenai Rangkaian Produk Konjac Anda untuk Tahun 2026/2027
Ingin mengembangkan lini produk konjac bermerek sendiri atau sedang mencari pemasok KGM yang dapat diandalkan? Hubungi tim Eastern Morning untuk mendapatkan sampel, lembar spesifikasi, dan penawaran harga OEM/ODM.
📩 Kirimkan pertanyaan Anda melalui https://scmlkj.com/contact/






